Improving Vocational High School Quality: Link and Match, Teacher Professional Competence, and School Culture

Tommy Candra Hermawan(1), Ghufron Abdullah(2), Aryo Andri Nugroho(3), Muhammad Hilal Sudarbi(4),


(1) Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
(2) Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
(3) Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
(4) PhD in Science Education, University of Groningen, Netherlands

Abstract

This study addresses the persistently low absorption of vocational high school graduates in Kendal Regency, Indonesia, despite the region's strategic position within a special economic zone that demands a skilled workforce. The study aims to examine the influence of the link and match program, teachers' professional competence, and vocational school culture on improving the quality of vocational education and its relevance to graduate employability. A quantitative correlational research design was employed, involving 219 vocational teachers selected through proportional random sampling. Data were collected using validated questionnaires and analyzed using multiple regression and correlation techniques. The results reveal that the link and match program significantly contributes to vocational education quality improvement (54.2%), followed by teachers' professional competence (24.4%) and school culture (24.1%). Collectively, these variables explain 76.7% of the variance in vocational education quality. The findings indicate that effective industry–school alignment, continuous professional development of teachers, and the internalization of industrial work culture are critical factors in enhancing graduate readiness and employability. This study contributes to the field of vocational education by providing empirical evidence on an integrated model of quality improvement that supports stronger alignment between vocational schools and labor market demands.

Keywords

link and match; teacher professional competence; school culture; vocational high school quality

Full Text:

PDF

References

Agustian, D., Amartha, A., & Wardoyo, S. (2024). Tantangan Pendidikan Vokasional dalam Meningkatkan Penyerapan Lulusan SMK di Dunia Industri. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 7(3).

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Tingkat Pengangguran Terbuka menurut Latar Belakang Pendidikan Februari 2024.

Borotoding, K., Limbong, M., & Tampubolon, H. (2021). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu pendidikan di SMK Kristen Bittuang (The Influence of Principal Leadership on the Quality of Education at Bittuang Christian Vocational School). Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1–6.

Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2015). Shaping School Culture Fieldbook. Jossey-Bass Publishers.

Dina, A., Yohanda, D., Fitri, J., Hakiki, M. U., & Sukatin, S. (2022). Teori Kinerja Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Edukasi Non Formal, 3(1), 149–158.

Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Program Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2025. Kemendikdasmen.

Direktorat Pembinaan SMK. (2019). Model Pengelolaan Teaching Factory Berbasis Potensi Sekolah dan Wilayah/Geografis.

Kartiningsih, V. D. (2024). Pengaruh kompetensi profesional guru dan fasilitas belajar terhadap mutu pendidikan di SMK PK BIM Jombang. Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner, 2(4), 571–582.

Komala, N. & Wailanduw, A. G. (2021). Evaluasi pembelajaran program link and match dengan dunia usaha/industri pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan di SMK Negeri 3 Surabaya. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin (JPTM), 10(2), 68–76.

Kustanti, N., Abdullah, G., & Ginting, R. B. (2024). Pengaruh Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional Guru dan Partisipasi Orang Tua terhadap Mutu Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(1).

Maryamah, Eva. (2016). Pengembangan Budaya Sekolah. TARBAWI, Vol. 2 No. 02, 86–96. Banten: IAIN SMH Banten.

Mulyadi, Y., Sumarto, S., & Maknun, J. (2017). Continuing Professional Development a Vocational High School Teacher in West Java. INVOTEC, 13(1), 6261.

Ningsih, Y. S., Ernawati, & Mardizal, J. (2024). Perencanaan, Implementasi, dan Evaluasi Perbaikan Mutu Pendidikan Berbasis Kemitraan di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Penelitian Guru Indonesia.

Nursidah, N., Yunus, M., & Elpisah, E. (2021). Pengaruh supervisi akademik kepala sekolah dan budaya sekolah terhadap mutu mengajar guru. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 10(1), 38–44.

Pambayun, N. A. Y., Haryana, K., Yuswono, L. C., & Sukaswanto. (2024). Peranan Sertifikasi Keahlian dalam Memantapkan Kompetensi Profesional Guru SMK Teknik Kendaraan Ringan. Jurnal Taman Vokasi, 8(1), 7853.

Rohmatika, A. N., & Sudira, P. (2025). A Systematic Review: Habituation of Industrial Work Culture in Supporting the Employability of Vocational Students in the Field of Engineering Technology. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS).

Salik, Umdatus., dkk. 2024. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Profesionalisme Guru dan Motivasi Kerja Terhadap Mutu Sekolah. Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah (JIPS), 5(2), 736-746.

Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif. Penerbit Alfabeta.

Syaifudin, I., Khamidi, A., & Haq, M. S. (2024). Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi untuk Memenuhi Kebutuhan Dunia Kerja: Studi Multi-Situs di SMK Negeri 1 Cerme dan SMK Negeri 1 Duduksampeyan. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 6(3).

Syuhada, S., & Mayasari. (2024). Kompetensi Guru dan Faktor yang Mempengaruhinya. Sonpedia Publishing Indonesia.

Zuhri, S., & Mastiani, E. (2024). Pengelolaan Kelas Industri dalam Meningkatkan Keterserapan Lulusan SMK di Dunia Kerja. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 6(6).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.