Realizing Ecocooperation Transformation through Eco Enzyme: Turning Waste into Benefit

Thamara Putriani Br Matanari(1), Nurus Shalihin(2), Walan Yudhiani(3),


(1) Department of Islamic Community Development, Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Indonesia
(2) Department of Religious Studies, Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Indonesia
(3) Department of Islamic Community Development, Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Indonesia

Abstract

This study focuses on enhancing agricultural productivity through sustainable resource management, community empowerment, and local innovation in the form of eco enzyme production by the Sumber Rezeki Women Farmers' Group (KWT). Conventional farming practices and a lack of innovation often hinder productivity. This research aims to increase productivity and community self-reliance by transforming organic waste into eco enzyme, aligning with global trends in social group strengthening and sustainable agriculture innovation. Using the Community-Based Research (CBR) approach, the study followed four stages: foundation, planning, data collection and analysis, and action. Data were gathered through observation, interviews, documentation, and focus group discussions, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results revealed three key findings: 1) mentoring in eco enzyme production improved members' skills and knowledge; 2) the program's success was supported by sustainability commitment, local wisdom-based solidarity, and innovation-driven self-reliance; 3) the cooperation of these elements forms the concept of Ecocooperation Transformation, which enhances productivity while strengthening community resilience. This study contributes to the literature on local innovation and community empowerment in sustainable agriculture and offers a replicable model of Ecocooperation Transformation for other communities. In conclusion, collaboration, local innovation, and community strengthening are essential to achieving sustainable agricultural productivity and self-sufficiency.

Keywords

Eco Enzyme; Ecosynergy Transformation; Waste

Full Text:

PDF

References

Abidin, Z., & Rohman, M. (2020). Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Limbah Rumah Tangga. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 89–94.

Alfayanti, A., Baga, L. M., & Yusalina, Y. (2021). Kepuasan Anggota Terhadap Peran Kelompok dalam Pelaksanaan Program Pemanfaatan Pekarangan di Kawasan Perkotaan (Studi Kasus di Kelompok Wanita Tani Kentagor Mandiri Kota Bogor). Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 20(1), 55–68.

Bagaskoro, A. D., Juliandara, L., & Iskandar, T. (2023). Pengolahan Sampah Rumah Tangga Organik Menjadi Pupuk Organik di Desa Sumbersari. An-Nizam, 2(3), 179–186.

Budiyanto, C. W., Yasmin, A., Fitdaushi, A. N., Rizqia, A. Q. S. Z., Safitri, A. R., Anggraeni, D. N., Farhana, K. H., Alkatiri, M. Q., Perwira, Y. Y., & Pratama, Y. A. (2022). Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzym Multifungsi: Inovasi di Kawasan Urban. DEDIKASI: Community Service Reports, 4(1), 31–38.

Cahyantini, A., & Setyawati, D. (2023). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzym Bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 78–84.

Capra, F. (1997). The Web of Life: A New Scientific Understanding of Living Systems. Anchor.

Elkington, J. (1997). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. New Society Publishers.

Evendi, A. A., & Suryadharma, P. (2020). Peran Kelompok Wanita Tani dalam Perekonomian Masyarakat Desa Neglasari Kabupaten Bogor. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 2(2), 252–256.

Gunawan, G., Akhiroh, N. S., & Pramono, D. (2022). Pemanfaatan Sisa Panen Sayuran Sebagai Bahan Pembuatan Eco-Enzym. Jurnal Abdimas, 26(2), 191–196.

Haldane, V., Chuah, F. L. H., Srivastava, A., Singh, S. R., Koh, G. C. H., Seng, C. K., & Legido-Quigley, H. (2019). Community Participation in Health Services Development: A Systematic Review on Outcomes. European Journal of Public Health, 14(5).

Hanafi, M. (2015). Community-Based Research: Panduan Perencanaan dan Penyusunan Proposal CBR. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Hariani, N., Kusuma, R., Samsurianto, S., Patang, F., Oktavianingsih, L., & Rukmi, D. S. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Suwandi, Samarinda Ulu: Sampah Organik Dapur untuk Bumi dengan Eco Enzym. GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 36–44.

Harsono, P., Ningsih, P. R., Kusuma, P. W., Oktaviani, N., Salma, A., Maharani, A., ... & Ismail, F. (2024, September). Teknologi Tepat Guna dengan Memanfaatan Sampah Organik Menjadi Ecoenzyme di SDN Temugiring. Prosiding Seminar Umum Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 394–402.

Kotter, J. P. (1996). Leading Change: Why Transformation Efforts Fail. Harvard Business Review, 72(2), 59–67.

Larasati, D., Astuti, A. P., & Maharani, E. T. W. (2020). Uji Organoleptik Produk Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Buah (Studi Kasus di Kota Semarang). Edusaintek, 4.

Likert, R. (1932). A Technique for the Measurement of Attitudes. Archives of Psychology, 22(140), 1–55.

Luthfitah, D. A. S., Nurhadi, N., & Parahita, B. N. (2023). Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani di Kecamatan Sukoharjo. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 4(3), 446–463.

Marmi, M., Sunaryo, S., & Chamidah, D. (2022). Pelatihan Pengelolaan Limbah Organik Menjadi Ecoenzym pada Warga Desa Kalipecabean Candi Sidoarjo dalam Upaya Mewujudkan Masyarakat Eco-Community. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(6), 5239–5246.

Muliawan, M. R., & Falasifah, N. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Kotoran Ternak dalam Optimalisasi Kebun Gizi di Desa Sumberdawesari Kabupaten Pasuruan. PROGRESIF: Jurnal Dakwah, Sosial, dan Komunikasi, 1(2), 169–181.

Nugraha, A. W. (2016). Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan dari Bahan Baku Hayati. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(1), 10–15.

Nugroho, R. W., Kusnandar, K., & Sutrisno, J. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Melalui Praktik Urban Farming di Kota Magelang. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agribisnis VI, 6(1), 420–424.

Nurhamidah, N., Amida, N., Rohiat, S., & Elvinawati, E. (2021). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme pada Level Rumah Tangga Menuju Konsep Eco-Community. Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia, 1(2), 43–46.

Nurliah, N., Elika, S., & Sagena, U. W. (2022). Sosialisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga dalam Memproduksi Ekoenzim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(1), 33–39.

Polanyi, M. (2009). The Tacit Dimension. Dalam Knowledge in Organisations (hlm. 135–146). Routledge.

Pratama, L., Sari, N., Pranata, D., Shalihin, N., Azwar, W., & Yusuf, M. (2023). Analisis Bibliometrik: Kajian “Fasilitasi” dalam Isu Pemberdayaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 30–39.

Rahman, D., Sultani, S., & Fitri, S. A. (2024). Pembangunan Pertanian untuk Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga Berbasis Kearifan Lokal. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 4632–4543.

Ramadani, M., Cantika, M., & Kaseng, A. S. (2024). Organic Fertilizer from Animal Waste: A Community-Based Economic Strategy for Sustainable Agriculture. Journal of Community Service: In Economics, Bussiness, and Islamic Finance, 2(1), 17–29.

Rodríguez-Espinosa, T., Papamichael, I., Voukkali, I., Gimeno, A. P., Candel, M. B. A., Navarro-Pedreño, J., Zorpas, A. A., & Lucas, I. G. (2023). Nitrogen Management in Farming Systems Under the Use of Agricultural Wastes and Circular Economy. Science of the Total Environment, 876.

Safuan, M., Nasution, M. T., Marlena, M., Shalihin, N., Azwar, W., & Yusuf, M. (2024). Pemberdayaan; Analisis Bibliometrik Artikel “Pemberdayaan” pada Bidang “Ilmu Sosial.” Riau Journal of Empowerment, 6(2), 126–136.

Safuan, M., Shalihin, N., & Yudhiani, W. (2023). Empowerment Design of Putri Gemilang Village-Owned Enterprises Community Based on Asset-Based Community Development. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 469–486.

Samaddar, S., Oteng-Ababio, M., Dayour, F., Ayaribila, A., Obeng, F. K., Ziem, R., & Yokomatsu, M. (2021). Successful Community Participation in Climate Change Adaptation Programs: On Whose Terms? Environmental Management, 67(4), 747–762.

Sari, N., Shalihin, N., & Fauzi, M. (2024). Etos Agama Kelompok Tani Pawuah Sapakek, Nagari Sungai Nanam, Kab. Solok, Sumatera Barat. Indonesian Journal of Religion and Society, 6(2), 78–87.

Sari, Y. A. (2021). Pengaruh Upah Minimum Tingkat Pengangguran Terbuka Jawa Tengah. Equilibrium, 10(2), 121–130.

Scharmer, O. (2009). Theory U: Leading from the Emerging Future. Berrett-Koehler Publishers.

Septiani, U., Najmi, N., & Oktavia, R. (2021, Oktober). Eco Enzyme: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.

Sharma, B., Vaish, B., Monika, M., Singh, U. K., Singh, P., & Singh, R. P. (2019). Recycling of Organic Wastes in Agriculture: An Environmental Perspective. International Journal of Environmental Research, 13(2), 409–429.

Sufra, R., Alhanif, M., Fitriani, F., Nurfiqih, M. Y., & Achmad, F. (2024). Eco-Enzim: Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna Bagi Pertanian di Pekon Bambang, Pesisir Barat, Lampung. Lentera Karya Edukasi, 3(3), 123–130.

Sunu, A. H. (2024). Analisis Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani di Kabupaten Sleman (Studi Kasus: Kelompok Wanita Tani Karang Melati Kelurahan Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman). Journal of Politic and Government Studies, 14(1), 434–449.

Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2020). Analisis Hasil Konversi Eco Enzyme Menggunakan Nenas (Ananas Comosus) dan Pepaya (Carica Papaya L.). Jurnal Redoks, 5(2), 135–140.

Vama, L., & Cherekar, M. N. (2020). Production, Extraction and Uses of Eco-Enzyme Using Citrus Fruit Waste: Wealth from Waste. Asian Journal of Microbiological, Biotech and Environmental Science, 22(2), 346–351.

Wahyuni, S., Saleh, M., & Masniadi, R. (2022). Studi pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bukit Lestari. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Inovasi, 3(1), 109–114.

Widjanarko, H., Sugiarto, B., Wahyurini, E., Dyahjatmayanti, D., & Utomo, H. S. (2025). Strategy to Increase Farmers’ Income Through Community-Based Organic Waste Management. SHS Web of Conferences, 212, 04042.

Wislim, T., Solfema, S., & Putri, L. D. (2025). Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Masyarakat Melalui Pengelolaan Limbah Pertanian. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 163–168.

Yanfika, H., Soepratikno, S. S., & Widyastuti, R. D. (2023). Model Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Budidaya Sayuran Teknik Hidroponik untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif, 2(3), 111–117.

Yuniriyanti, E., Sudarwati, R., & Nurdewanto, B. (2020). Pemberdayaan Perempuan Desa Berbasisi Kearfian Lokal dalam Upaya Pencapaian Ketahanan Pangan Keluarga (Studi pada Purna Perempuan Pekerja Migran Indonesia-Desa Druju-Kabupaten Malang). Jurnal Perempuan dan Anak, 3(1), 17.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.