Revitalization of National Values in Learning at Sekolah Kebangsaan Dato' Wan Ahmad Rasid Malaysia

Sam'un Mukramin(1), Lukman Ismail(2), St. Haniah(3), Fatmawati Rahim(4), Yang Sharkawi bin Shaharum(5),


(1) Department of Sociology of Education, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
(2) Department of Sociology of Education, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
(3) Department of Sociology of Education, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
(4) Department of Sociology of Education, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
(5) Principal of Dato' Wan Ahmad Rasid National School, Malaysia

Abstract

Education plays a strategic role in revitalizing national values to ensure their relevance for the younger generation. This study aims to analyze the efforts made to revitalize national values in the learning process at Sekolah Kebangsaan Dato' Wan Ahmad Rasid, Malaysia. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through interviews, participant observation, and document analysis. Data were analyzed using data reduction techniques, data presentation, and conclusion drawing, with the validity ensured through triangulation of sources and methods. The findings reveal that national values are revitalized through curriculum integration, experiential learning methods, and the use of digital technology. Extracurricular programs and community engagement significantly reinforce students' national identity. The study identifies several challenges, including the effects of globalization, changing mindsets among the younger generation, and the limited use of innovative teaching methods. The study proposes strengthening value-based education, integrating technology in pedagogy, and enhancing parental and community involvement to address these challenges. This study contributes to developing an adaptive and contextual model for national value education and serves as a valuable reference for educational institutions in designing more effective strategies to instill national values in the modern era.

Keywords

learning; national values; revitalization; schools

Full Text:

PDF

References

Amalita, N., Ananda, A., Gistituati, N., & Rusdinal. (2024). Studi Komparatif Pendidikan Karakter di Negara Indonesia, Malaysia, dan Jepang. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 12(1), 413–419.

Amani, S. S., & Pandin, M. G. R. (2020). The Importance of a Sense of Nationalism in the Millennial Generation in the Era of Globalization. Jurnal Nasionalis Indonesia, 1(1), 1–12.

Arifin. (2025). Pendidikan Karakter di Era Digital. Tahta Media Grup.

Arifin, J. (2023). Peranan Media Digital dalam Mempertahankan Budaya Lokal Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 14(1), 8–16.

Che, I., Nur Fatin Shamimi, Mohd Rusli, Nur Farahkhanna, Shaari, Ra’in, M., & Nallaluthan, K. (2021). Students’ Perceptions of Interactive Multimedia Applications in the 21st Century Teaching and Learning Process. Online Journal for TVET Practitioners, 6(1), 15–24.

Dewi, A. A., Annisa, D., Hidayati, N., Eka, D., & Puspita, M. (2023). Degradasi Karakter Pemuda Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Indigenous Knowledge, 2(4), 332–338.

Edi, P., Karwanto., Amroxi, K., & Mochhamad, N. (2020). Pendidikan Karakter di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Sabah-Malaysia. 5(Clc), 2475–2484.

Fitri, F. (2023). Pendidikan Multikultural dalam Mengatisipasi Promblematika Sosial di Era Digital. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya, 3(02).

Fuadi, F., & Anwar, A. (2018). Nationalism and the Challenge of Globalization for the Young Generation in Aceh and Riau. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal) : Humanities and Social Sciences, 1(4), 151–160.

Gasong, D., & Tandiseru, S. R. (2022). Implementation of Google Classroom on Constructivistic-Based Local Content Learning " Toraja Tallulolona Culture " at Makale 1 Christian Elementary School, Tana Toraja Regency. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(April), 120–134.

Halimah, L. (2020). Students Cosmopolitanism Perspectives, What are the Nationalism Threats? The Challenges of Civic Education Subject in Industrial Revolution Era 4.0. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 418(Acec 2019), 159–164.

Harahap, & Malik, R. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Kebangsaan dalam Kurikulum Sekolah Dasar: Studi Kasus di Malaysia. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 22–34.

Hasan, Z., Pradhana, R. F., Andika, A. P., & Al Jabbar, M. R. D. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Identitas Budaya Lokal dan Pancasila. JALAKOTEK: Journal of Accounting Law Communication and Technology, 1(2), 333–341.

Hermawan, H., & Bimo, W. A. (2024). Pengaruh Digital Marketing Terhadap Keputusan Mahasiswa Memilih Universitas Logistik dan Bisnis Internasional dengan Brand Awareness Sebagai Variabel Mediasi. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(1), 689–701.

Indra, H. (2019). Revitalisasi Pendidikan Keagamaan Islam Era Digital 4.0. Tawazun Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 278–288.

Kuswanto. (2023). Identias Nasional di Era Globalisasi. Inara Publisher.

Lestari, E. Y., Janah, M., & Wardanai, P. K. (2019). Menumbuhkan Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda di Era Globalisasi Melalui Penerapan Nilai-Nilai Pancasila. ADIL Indonesia Journal, 1(1).

Maulana, M. Y., & Milanti, A. A. (2023). A systematic literature review on civic engagement program through citizenship education. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(2), 341–358.

Mulyadi, O., Inayati, M., & Hasan, N. (2023). Revitalisasi Pendidikan Islam Tradisional Dalam Era Transformasi Digital. Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 20(3), 486–500.

Murdiono, M., & Wuryandani, W. (2021). Civic and Nationalism Education for Young Indonesian Generation in the Globalization Era. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 158–171.

Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Harva Creative.

Novanda, A. A., Arditi, N., Ananda, M. R., Muchammad, A., Hafidz, J., Pangan, T., & Timur, J. (2024). Strategi Mengatasi Krisis Identitas dan Budaya Masyarakat Akibat Era Globalisasi. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 3(10).

Nur, A., & Zulkifli., H. (2021). Amalan Kreativiti Guru Pendidikan Islam dalam Pembelajaran Abad ke-21. ASEAN Comparative Education Research Journal on Islam and Civilization (ACER-J), 4(1), 40–54.

Nurmanita, T. S., Wiradharma, G., Prasetyo, M. A., Anam, K., & Rohmah, W. M. (2024). Pendidikan Multikultural dalam Menguatkan Identittas Nasional Siswa di Luar Negeri: Perspektif Guru dan Siswa di Sekolah Indonesia Malaysia dan Singapura. Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 15(4), 329–339.

Pudjiastuti, S. R., Permatasari, A., Nandang, A., Kamila S, A., & Gunawan, I. (2023). Tantangan dalam Menjaga Identitas Budaya Baduy Luar dan Baduy dalam pada Era Perubahan. Jurnal Citizenship Virtues, 3(2), 630–637.

Purnama, I., Aulia, R., Karlinda, D., Wilman, M., Wijaya, R., Rozak, A., & Insani, N. N. (2023). Urgensi Wawasan Kebangsaan pada Generasi Z di Tengah Derasnya Arus Global. Civilia, 3(1).

Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.

Rahma, A., Mohamod, Z., & Muna, W. (2017). Pembelajaran Abad Ke-21 dan Pengaruhnya Terhadap Sikap, Motivasi dan Pencapaian Bahasa Melayu Pelajar Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa Melayu – JPBM (Malay Language Education Journal – MyLEJ), 7(2), 77–88.

Regita, E., Luthfiyyah, N., & Marsuki, N. R. (2024). Pengaruh media sosial terhadap persepsi diri dan pembentukan identitas remaja di Indonesia. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 2(1), 46-52.

Romlah, H. H., Fatimah, A., & Muhammad, Y. (2024). Dinamika Interaksi Manusia, Masyarakat, dan Budaya dalam Era Globalisasi dan Modernisasi. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (Sinova), 2(2), 191–202.

Saebani, A. R. (2023). Peran Diplomasi Budaya dalam Menanggapi Tantangan Globalisasi dan Perbedaan Budaya Untuk Meningkatkan Pertahanan Nasional di Indonesia. Doktrin:Jurnal Dunia Ilmu Hukum Dan Politik , 1(4), 200–207.

Saputri, N., & Sa’ada, N. (2021). Pengembangan Minat dan Bakat Peserta Didik melalui Kegiatan Ekstrekurikuler. Bimbingan Konseling Islam, 2(2), 125–141.

Saputro, R. A. (2021). Memperkuat Identitas Nasional Melalui Pembelajaran Sejarah pada Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pgri Provinsi Sumatera Selatan dan Universitas Pgri Palembang, November, 37–45.

Sesilia, E., Nadana, M. S., Azzahra, D. D., Hudi, I., Pangestika, M. D., Nisak, N., Nabila, S., & Jibril, F. (2024). Peran Pendidikan Pancasila di Era Globalisasi dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(1), 2013–2016.

Setyadi, R., & Ruslan, A. (2021). Globalisasi: Tantangan dan Upaya Merawat Identitas Nasional. Rangkiang : Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 73–78.

Sitanggang, H., Pardede, Y., Defrianti, D., & Adat Melayu dalam Membangun Identitas Budaya, P. (2023). Peranan Adat Melayu dalam Membangun Identitas Budaya The Role of Malay Customs in Building Cultural Identity. Seminar Nasional Humaniora P, 3, 16–25.

Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D (Ke 2).

Supriyadi, Maulina, D., Irwandani, & Kamelia, M. (2024). Pemberdayaan Komunitas Belajar Guru dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 12–21.

Surya, H. M. (2016). Revitalisasi Pendidikan Nasional Berbasis Multikultural Menyongsong Maysarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Proceeding International Seminar FoE (Faculty of Education), 1–10.

Suryawati, E., & Osman, K. (2018). Contextual learning: Innovative approach towards the development of students’ scientific attitude and natural science performance. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 14(1), 61–76.

Susim, N., Kaunang, M., & Singkoh, F. (2019). Sistem Pendidikan Berbasis Budaya dalam Mempertahankan Identitas di Tengah Arus Globalisasi Di Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat. Jurnal Eksekutif, 3(3), 1–9.

Syahira, A. N., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Pengaruh Masuknya Budaya Asing Terhadap Nasionalisme Bangsa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7491–7496.

Trilaksono, G., Huda, K., Khumaedi, M., & Cahyanto, S. E. (2025). The Effectiveness of Contextual Teaching and Learning (CTL) in Improving Cognitive Learning Outcomes on Bench Work Practice. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 82–89.

Ulfiah, Z., Dewi, A., & Hayat, R. S. (2023). Literasi Budaya dan Kewargaan: Tantangan Globalisasi Terhadap Identitas Nasional dan Kebudayaan Lokal Bangsa Indonesia. Sindoro CENDIKIA PENDIDIKAN, 2(2), 101–112.

Waruwu, M. (2024). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211.

Yudhyarta, D. Y., Hazmar, A. A., Supriono, I. A., Helmi, T., & Patimah, S. (2023). Pengaruh Pendidikan Karakter Islam Terhadap Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(1), 49.

Zarinah, Z., Asyifa, R., & Nelwati, S. (2024). Urgensi Penguatan Identitas Nasional Dalam Menghadapi Society 5.0 Di Era Globalisasi. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 4(3), 274-284.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.